Frame 2

BIMTEK PEMUPUKAN BERIMBANG DI BPP KOSTRATANI BALUNG KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER PROPINSI JAWA TIMUR

POTENSIDESA.COM -Kostratani merupakan program yang dicetuskan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di tahun 2019 dengan tujuan mengoptimalisasi tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Dengan adanya program Kostratani, BPP diharapkan dapat menjalankan fungsinya sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring dan kemitraan.

Dalam rangka mendukung program Kostratani tersebut maka Dinas Pertanian Kabupaten Jember bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu (BBPP) Songgoriti melaksanakan Bimbingan Teknis BPP Kostratani dan Pemupukan berimbang di Lokasi IPDMIP Kabupaten Jember pada tanggal 11-12 Juni 2021 yang dibiayai oleh proyek Integrated Participatory Development and Managemen of Irigation Project (IPDMIP).

Acara bimbingan teknis (bimtek) ini dibuka oleh Ka, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kordinator Jabatan Fungsional Propinsi Jawa Timur.

Widyaiswara BBPP Batu serta Kasie Penyuluhan dan Sarana Prasarana Disan Pertanian Kabupaten Jember. Respon para peserta Bimtek terlihat sangat antusias dan siap meneruskan ilmu yang didapat untuk disampaikan kembali kepada rekan penyuluh lainnya maupun kepada petani yang dibinanya Para peserta Bimtek merasa materi yang diberikan sangat bermanfaat sekali terutama masalah kesuburan lahan. Dengan adanya bimtek ini para penyuluh bersama dengan petani dapat mengetahui jumlah pupuk yang tepat/berimbang guna meningkatkan produktivitas dan daya saing pertanian.

Dyah selaku Kostrawil Propinsi Jawa Timur sekaligus sebagai Fasilitator (TOF) pada proses Bimtek ini menyampaikan materi dilanjutkan dengan diskusi dengan begitu banyak persoalan ditingkat operasional sangat menarik untuk dicermati karna permasalahan mendasar yang menjadi topik diskusi masih berkutat pada lemahnya kelembagaan penyuluhan Pertanian. Diperoleh bahwa masih terdapat tumpang tindih kordinator karna 1 BPP harus mewilayahi 3 Kecamatan. SItuasi ini menjadi sangat menarik karna diskusi nya menjadi tantangan tersendiri bagi para penyuluh dalam menjawab harapan Bupati Jember.

Hal ini sesuai dengan harapan Kepala Dinas Pertanian bahwa untuk membuktikan Surplus Padi, Jagung dan Produksi Kopi 12.000 ton tahun 2021, maka diperlukan validasi data ditingkat BPP Kostratani dan menjadikan BPP Kostrtani sebagai Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian, Pusat Pembelajaran sekaligus menciptakan Agribisnis kawasan spesifik local komoditas melalui desain untuk menciptakan gerakan yang nyata.

Semangat dan motivasi Kepala Dinas Pertanian, disambut secara antusias oleh para Penyuluh Pertanian sebagai peserta Bimtek Kostratani untu ditindaklanjuti melalui Rencana Tindak Lanjut.

Pewarta ; Karel Daniel Isak Sir, SP, M, Agr

hello world!
magnifiercrosschevron-down