Frame 2

Budidaya Ikan Mas Si Nyoya, Peternak Deli Serdang Raup Untung Rp 8 Juta per Bulan

Potensidesa.com - Daerah sawah rawa atau lubuk terdapat lahan 30 ha yang dimanfaatkan sekitar 35 kepala keluarga di Deli Serdang untuk beternak ikan mas.

Tepatnya di Desa Talun, Kecamatan STM Hilir,  Kab Deli Serdang. Kecamatan ini termasuk daerah perbukitan atau pegunungan dengan ketinggian 350 sampai 600 meter dari permukaan laut di Sumatera Utara.

Masyarakat Desa Talun Kenas umumnya bersuku Karo dan sebagaian Jawa. Pendapatan utama masyarakat ini dari pertanian, seperti tanaman pisang Barangan yang khas pisang Medan  dan juga tanaman keras sepeti Sawit, Durian dan Duku serta Salak. 

Di desa yang berbukit ini ada masyarakatnya yang memamfaatkan daerah sawah rawa atau lubuk untuk budidaya ikan mas, di lahan lebih kurang 30 ha. Terdapat sekitar 35 orang kepala keluarga yang melakukan budidaya ikan  mas. 
"Sumber airnya berasal dari sungai Dam Bekilang  yang tersedia sepanjang tahun  dan ini merupakan bendungan yang telah dibuat orang tua kampung dahulu pada zaman penjajahan, sehingga pemeliharaan ikan mas sudah berlangsung lama dan turun temurun," kata Yose Iskandar Barus (47 thn) di kolam ikan mas seluas 0,5 ha,  Jumat 14/5/2021, di Dusun II Desa Talun Kenas.

Menurut Barus dahulu awalnya daerah kolam ini ditanami padi sawah.  Pengolahan tanah digunakan sistim cangkul, lahannya berbukit tidak bisa masuk hand traktor. Kendala lainnya, harga gabah pada masa itu rendah, maka para petani mengalihkan fungsinya jadi kolam ikan.

Sistim pemeliharaan ikan mas  masih trasisional, dipelihara 3 bulan dengan pemberian pakan pagi dan siang, dengan kolam seluas 4.000 meter dimasukkan 5000 ekor  mas  dengan harga bibit Rp 600/ekor.  Kemudiian kebutuhan pakan 80 zak (4000 kg) dengan harga  Rp 435000/zak yang dibeli di pabrik pakan Comfeed di Kec Tanjung Morawa. Dengan pemliharan  ikan mas diperoleh berat 2500 kg dengan penjualan harga saat ini Rp 25.500/kg. Dengan demikian pendapatan Rp 63.750.000 per tiga bulan ( Rp 25 950 000 setalah dikurangi modal dan operaaional air dan perawatan kolam maka pendapatan bersih peternak ikan per bulan Rp 8 000.000 .

Pembeli ikan mas, langsung yang memanen ke kolam menggunakan pukat jaring dari Kecamatan STM Hilir, kemudian ikan mas dipasarkan ke Medan, Binjai, Pematang Siantar, Balige dan beberapa kabupaten lainnya. sistim pembanyaran ikan dari Toke atau pengumpul ikan bisa 10 hari kemudian baru dibayarkan ke pemilik ikan.

Ditambahkannya banyak juga peternak ikan ikut bapak angkat atau pengusaha yang menyediakan bibit dan pakan serta pemesaran pola kemitraan, tetapi yang seperti ini karena kesulitan modal sehingga keuntungan tidak terlalu menggiurkan.

Ketika Tabloid Sinar Tani bertanya tentang kenapa tidak mau bertanam padi  disampaikannya keuntungan tidak setimpal dengan beternak ikan. 

Pembinaan dari Dinas Perikanan kab Deli Serdang  jelas Barus  belum ada mendapat bantuan atau pembinaan seperti pemiliharaan  ikan yang baik dan benar, bantuan benih dan pembuatan pakan ikan.

Harapannya kepada pemerintah agar dibentuk kelompok tani perikanan dan ada bantuan kredit lunak  dari pihak perbankan. 

(Hum/ar/red)

hello world!
magnifiercrosschevron-down