Budidaya Semangka yang Benar

budidaya semangka yang benar

Budidaya Semangka yang Benar

Sobat Desa, Indonesia selalu dikenal sebagai negara agraris yang kaya akan hasil pertanian. Salah satu hasil pertanian yang sangat populer di Indonesia adalah buah semangka. Budidaya semangka tergolong mudah dilakukan, tetapi diperlukan pengetahuan yang cukup agar hasil panen maksimal. Di samping itu, dengan bertambahnya lahan-lahan tidur, maka sektor pertanian bersama dengan budidaya semangka diharapkan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Tanpa pengetahuan yang tepat, melakukan budidaya semangka bisa sangat berisiko, dampaknya bisa berakibat pada tidak panen atau kurangnya kualitas buah. Pengetahuan budidaya semangka yang tepat akan membantu Sobat Desa untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam perawatan dari munculnya bibit, hingga menaman dan merawat sampai panen.

Di samping itu, dengan populasi manusia yang meningkat secara global, tahun depan jumlah makanan yang dibutuhkan juga meningkat. Budidaya semangka dapat menjadi cara bagi petani Indonesia untuk berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan global makanan.

Oleh karena itu, dalam tulisan ini kami akan membicarakan tentang apa saja yang perlu diketahui dalam melakukan budidaya semangka yang benar. Kami harap tulisan ini dapat membantu Sobat Desa untuk memulai budidaya semangka dengan tepat dan efektif sehingga dapat memaksimalkan hasil panen buah semangka.

Latar Belakang: Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya semangka adalah salah satu jenis tanaman buah yang populer di Indonesia karena memiliki rasa manis dan segar serta kandungan air yang tinggi. Namun, untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan berkualitas, diperlukan pengetahuan dan pembelajaran yang benar dalam budidaya semangka.

Tanaman semangka membutuhkan perlakuan khusus dalam beberapa tahap perkembangan, seperti pemilihan varietas yang tepat, persiapan lahan yang baik, pengaturan irigasi yang optimal, pemupukan yang teratur, serta perawatan tanaman yang cermat guna menghindari serangan hama dan penyakit.

Selain itu, perubahan cuaca dan iklim juga dapat mempengaruhi kualitas hasil panen semangka. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan tentang faktor-faktor lingkungan dan pola budidaya yang tepat agar tanaman semangka bisa tumbuh dengan baik dan mendapatkan nutrisi dalam jumlah yang mencukupi.

Pentingnya pengetahuan tentang budidaya semangka yang benar tidak hanya berdampak pada hasil panen yang maksimal, tetapi juga dapat membantu mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha budidaya. Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produksi buah semangka di Indonesia.

Dalam mengembangkan budidaya semangka yang baik, perlu menjalin kerjasama antara petani dan pihak-pihak terkait, seperti instansi pemerintah, universitas, serta peneliti dan pakar di bidang pertanian di Indonesia.

Dengan kerjasama yang baik dan dukungan yang terus menerus, diharapkan budidaya semangka di Indonesia dapat terus berkembang dan meningkat menjadi salah satu komoditas pertanian andalan negara.

Penjelasan Tentang Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya semangka merupakan salah satu jenis budidaya dengan nilai ekonomi yang tinggi di Indonesia. Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal diperlukan teknik budidaya yang tepat dan benar. Berikut adalah penjelasan tentang budidaya semangka yang benar.

Pertama, dalam budidaya semangka diperlukan pemilihan varietas yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Semangka dapat tumbuh optimal pada tanah yang gembur dan cukup air dengan pH tanah antara 6-7. Pilih bibit semangka dengan baik dan pastikan bibit tersebut sudah memenuhi standar kualitas.

Kedua, perawatan tanaman semangka harus dilakukan dengan telaten dan rutin. Penyiraman perlu dilakukan teratur dan cukup, hindari penyiraman yang berlebihan atau kekeringan. Pemberian pupuk dan pemangkasan cabang yang tidak produktif juga diperlukan dalam budidaya semangka.

Ketiga, hama dan penyakit juga dapat mempengaruhi hasil panen semangka. Lakukan langkah pencegahan seperti pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida yang tepat. Pastikan juga kebersihan lingkungan tumbuh semangka dengan membersihkan rumput atau gulma di sekitar tanaman.

Keempat, panen semangka dilakukan pada saat tumbuhan sudah matang dan mengeluarkan bunyi ketukan apabila dipukul-pukulkan. Pastikan memanen buah semangka yang cukup matang dan tidak terlalu dini agar kualitasnya baik.

Itulah penjelasan tentang budidaya semangka yang benar. Dengan teknik dan perawatan yang tepat, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas buah semangka yang dihasilkan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil: Budidaya Semangka yang Benar

Read more:

Pengenalan

Semangka merupakan buah yang lazim dijumpai, terutama pada musim panas. Tanaman semangka ditanam di daerah tropis dan subtropis karena membutuhkan suhu yang lebih hangat. Kualitas semangka sangat bergantung pada cara budidaya, termasuk teknik pemupukan, penyiraman, perlindungan dari hama, pengaturan tanaman, dan lain-lain untuk mencapai hasil yang optimal.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Budidaya Semangka

Untuk menghasilkan semangka yang berkualitas, sejumlah faktor perlu diperhatikan oleh para petani, diantaranya:

Teknik Pemupukan

Salah satu hal yang penting dalam budidaya semangka adalah teknik pemupukan. Tanaman semangka membutuhkan nutrisi yang cukup untuk dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah yang berkualitas. Jenis pupuk yang digunakan, jumlah dan frekuensi aplikasi pupuk merupakan beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan.

Penyiraman dan Drainase Tanah

Penyiraman tanaman dan drainase tanah sangat penting dalam mempengaruhi hasil dari budidaya semangka. Tanaman semangka membutuhkan air yang cukup, sehingga sistem penyiraman harus diatur dengan baik. Selain itu, drainase tanah juga perlu diperhatikan agar air tidak tergenang pada akar dan menyebabkan kerusakan pada tanaman.

Pemilihan Bibit yang Cocok

Memilih bibit yang cocok dengan kondisi daerah dan iklim adalah faktor penting untuk budidaya semangka. Para petani perlu memilih bibit yang berasal dari varietas yang unggul serta tahan terhadap penyakit, sehingga dapat meningkatkan produksi buah semangka yang berkualitas.

Faktor-faktor tersebut di atas, meskipun tidak terbatas, dapat mempengaruhi hasil dari budidaya semangka. Sebagai petani yang baik, perlu memperhatikan setiap faktor yang berkaitan dengan teknik budidaya semangka yang benar demi menghasilkan buah semangka yang optimal dan berkualitas.

Persiapan Lahan atau Wadah: Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya semangka merupakan salah satu jenis pertanian yang menjadi pilihan petani di Indonesia karena menawarkan peluang besar untuk meningkatkan penghasilan. Namun, untuk memastikan keberhasilan dalam budidaya semangka, petani harus mempersiapkan lahan atau wadah dengan benar sebelum menanam bibitnya. Berikut ini adalah beberapa tips persiapan lahan atau wadah yang tepat untuk budidaya semangka.

Pertama, pastikan bahwa lahan atau wadah yang akan digunakan untuk menumbuhkan semangka berada di tempat yang terkena sinar matahari. Kondisi ini akan membantu semangka untuk tumbuh dengan baik dan berproduksi dengan hasil yang maksimal.

Kedua, perbaiki ko
ndisi tanah di lahan atau wadah dengan melakukan penggemburan tanah. Sebelum menanam bibit semangka, pastikan bahwa tanah telah dicampur dengan pupuk organik atau pupuk kandang untuk memberikan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman semangka.

Ketiga, pastikan ketersediaan air yang memadai di lahan atau wadah. Hal ini sangat penting karena semangka membutuhkan banyak air untuk tumbuh dengan baik. Jika lahan atau wadah yang digunakan tidak memiliki akses langsung ke air, maka petani harus mempersiapkan sistem irigasi yang memadai untuk memenuhi kebutuhan air tanaman semangka.

Keempat, pastikan bahwa lahan atau wadah yang akan digunakan untuk menumbuhkan semangka bersih dari hama dan penyakit. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur sebelum menanam bibit semangka.

Dengan mempersiapkan lahan atau wadah dengan benar, petani dapat meningkatkan peluang sukses dalam budidaya semangka. Selain itu, pemeliharaan dan pengendalian secara teratur juga sangat penting untuk memastikan produksi semangka yang optimal dan berkualitas tinggi.

Pemilihan Bibit atau Benih: Budidaya Semangka yang Benar

Semangka merupakan buah yang memiliki kandungan air cukup tinggi, sehingga digemari oleh banyak orang sebagai buah pelengkap pada saat dihabiskan bersama-sama dengan makanan. Agar semangka dapat tumbuh dengan baik dan berkualitas, pemilihan bibit atau benih sangatlah penting. Pemilihan bibit atau benih semangka yang tepat akan memberikan hasil panen yang baik pula. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan tentang pemilihan bibit atau benih yang benar.

Pertama, perlu diperhatikan bahwa bibit atau benih semangka yang baik harus berasal dari tanaman induk yang sehat dan sudah terbukti produktif. Pilih bibit atau benih yang berasal dari buah semangka yang manis dan matang sempurna. Jangan menggunakan bibit atau benih yang berasal dari buah semangka yang sudah busuk atau cacat.

Kedua, perhatikan ukuran bibit atau benih yang dipilih. Semakin besar bibit atau benih semangka yang dipilih, semakin baik pula pertumbuhannya. Pilih bibit atau benih semangka yang berukuran sedang hingga besar dan beratnya sekitar 3-4 kilogram. Bibit atau benih semangka yang berukuran kecil cenderung menghasilkan buah yang kecil pula.

Ketiga, pastikan bibit atau benih semangka yang dipilih sudah melalui proses seleksi dan perlakuan khusus, seperti penanganan yang baik, penyemprotan fungisida, dan perawatan yang maksimal. Hal ini dilakukan agar bibit atau benih semangka tidak mudah terserang penyakit, dan dapat tumbuh dengan baik serta menghasilkan buah yang sehat.

Kesimpulannya, pemilihan bibit atau benih semangka yang baik sangatlah penting dalam budidaya semangka secara optimal. Bibit atau benih semangka yang berasal dari buah yang matang sempurna, berukuran sedang hingga besar, serta telah melalui seleksi dan perlakuan khusus, akan memberikan hasil panen yang maksimal dan berkualitas. Oleh karena itu, petani harus cermat dalam memilih bibit atau benih semangka yang sesuai dengan kriteria tersebut.

Pembibitan atau Penyemaian: Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya semangka bisa menjadi pilihan yang menjanjikan bagi petani. Namun, keberhasilan budi daya semangka tentu tidak bisa lepas dari tahapan pembibitan atau penyemaian yang benar. Di bawah ini adalah beberapa tips pembibitan yang dapat diikuti.

Sebaiknya benih semangka disiapkan dengan memperhatikan kualitas benihnya. Saat membeli benih, pastikan benih yang akan ditanam memiliki warna keabu-abuan, bulat dan utuh, serta tidak cacat. Selain itu, pastikan benih berasal dari bahan genetik yang baik dan telah melalui seleksi yang tepat agar menghasilkan panen yang optimal.

Selanjutnya, media tanam juga harus diperhatikan. Campurkan tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Taruh media tanam di pot yang sudah ditata batu bata/batu kerikil ataupun pot yang memiliki lubang pembuangan air.

Setelah media tanam siap, semai benih dengan menjaga kelembaban tanah secara teratur. Hal ini dapat dilakukan dengan menyiram air secara rutin atau dengan menggunakan alat penyemprotan. Selain itu, pastikan suhu lingkungan yang stabil dan cukup cahaya matahari agar benih dapat tumbuh dengan optimal.

Bagian terpenting dari pembibitan adalah memastikan bahwa tanaman semangka mendapat pupuk yang cukup. Saat tanaman telah tumbuh sepuluh sampai dua belas daun, mulai berikan pupuk dalam jumlah yang sesuai. Usahakan membiasakan cek pH tanah yang sesuai dengan semangka, yaitu pH 6.

Menerapkan prosedur pembibitan atau penyemaian yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil panen yang optimal di kemudian hari. Dengan memperhatikan kualitas benih, media tanam, kelembaban, suhu, cahaya matahari, dan persediaan pakan, maka petani semangka dapat mencapai hasil panen yang maksimal.

Perawatan: Budidaya Semangka yang Benar

Pendahuluan

Semangka adalah salah satu buah favorit yang banyak dikonsumsi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi di Indonesia. Namun, untuk mendapatkan hasil panen yang optimal, diperlukan perawatan yang baik dan benar dalam proses budidaya semangka. Berikut ini adalah beberapa panduan perawatan budidaya semangka yang benar.

Penyemaian Benih Semangka

Perawatan awal yang harus dilakukan dalam proses budidaya semangka adalah melakukan penyemaian benih. Benih semangka sebaiknya disemaikan di tempat yang steril dan terhindar dari cahaya matahari secara langsung. Selain itu, pastikan benih telah disiram dengan air bersih terlebih dahulu sebelum disemaikan. Setelah benih tumbuh, pindahkan ke tempat yang lebih terbuka untuk proses penanaman selanjutnya.

Penanaman Semangka

Penanaman semangka sebaiknya dilakukan pada saat tanah dalam keadaan lembab dan tidak terlalu basah karena dapat mempengaruhi pertumbuhan akar semangka. Pastikan jarak tanam yang cukup antar tanaman. Selain itu, dalam proses penanaman semangka, perhatikan pemupukan yang tepat dan menghindari penggunaan pupuk yang mengandung zat kimia berbahaya.

Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman

Perawatan dan pemeliharaan tanaman semangka perlu dilakukan secara teratur dan baik untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Pastikan tanaman mendapat sinar matahari yang cukup, irigasi yang tepat, pemangkasan daun semangka yang kering, dan pengendalian hama dan penyakit yang dapat merusak tanaman.

Perawatan budidaya semangka yang benar dapat memberikan hasil panen yang optimal dan menjaga kualitas serta kuantitas produksi semangka. Dalam proses budidaya, perhatikan langkah-langkah seperti penyemaian benih, penanaman, perawatan dan pemeliharaan tanaman secara teratur dan baik. Dengan demikian, diharapkan potensi ekonomi dari budidaya semangka akan semakin meningkat.

Pengendalian Hama dan Penyakit: Budidaya Semangka yang Benar

Penanaman semangka merupakan salah satu budidaya yang cukup diminati di Indonesia. Namun, sebagai budidaya yang rentan terhadap serangan hama dan penyakit, pengendalian perlu dilakukan dengan benar agar bisa menghasilkan buah semangka yang sehat dan berkualitas.

Salah satu cara pengendalian hama dan penyakit pada budidaya semangka adalah dengan penerapan metode terpadu. Metode ini menggabungkan berbagai macam teknik seperti penggunaan varietas tahan penyakit, penataan tanaman yang baik, penggunaan media tanam yang steril, pemupukan yang tepat, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman seperti serangga dan burung.

Pada pengendalian organisme pengganggu tanaman, penggunaan pestisida menjadi pilihan terakhir karena dapat berdampak pada kesehatan manusia maupun lingkungan. Oleh karena itu, alternatif pengendalian organisme pengganggu tanaman seperti penggunaan perangkap feromon dan penggunaan insektisida nabati perlu dipertimbangkan.

Selain itu, pemilihan bibit yang berkualitas dan sehat juga menjadi hal penting dalam budidaya semangka. Bibit yang sudah terinfeksi hama atau penyakit dapat menyebarkan dan mengakibatkan kerugian pada tanaman yang lain. Maka dari itu, penggunaan bibit yang benar-benar sehat dan bebas dari hama dan pen
yakit menjadi suatu keharusan.

Dalam budidaya semangka, perawatan yang baik dan pengendalian hama dan penyakit yang tepat menjadi kunci keberhasilan panen yang berkualitas. Oleh karena itu, petani harus memperhatikan serta melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin untuk mencegah serangan hama dan penyakit pada tanaman semangka.

Hasil Panen dan Pascapanen: Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya Semangka

Semangka merupakan buah yang banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya yang manis dan segar. Namun, bagi petani, budidaya semangka memerlukan perawatan yang khusus agar mendapatkan hasil yang optimal. Berikut ini adalah cara budidaya semangka yang benar.

Pertama, pemilihan bibit yang baik. Pilih bibit yang sehat dan bebas dari penyakit dan hama. Kemudian, siapkan lahan dengan kualitas tanah yang baik dan subur. Lakukan pengolahan tanah sedalam 50 cm dan berikan pupuk organik untuk memperbaiki struktur tanah.

Kedua, penanaman benih. Tanam benih sedalam 2-3 cm dengan jarak antarbenih sekitar 50-60 cm. Berikan air secukupnya dan lakukan pemupukan setelah bibit berumur satu minggu.

Panen Semangka

Setelah budidaya semangka, saatnya melakukan panen. Panen semangka dapat dilakukan setelah buah matang secara fisik dan kulitnya terlihat mengkilat serta terdengar bunyi ketuk ketuk yang khas. Sebelum memanen, pastikan keadaan cuaca sedang cerah dan terhindar dari hujan.

Untuk memanen, gunakan pisau yang tajam dan bersih. Potong tangkai buah semangka dan letakkan di tempat yang bersih dan kering. Jangan menumpuk semangka terlalu tinggi agar tidak merusak buah dibawahnya.

Pascapanen Semangka

Setelah panen, jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa tanaman dan memperbaiki struktur tanah di lahan. Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kualitas buah semangka yang telah dipanen dengan cara menyimpannya di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Budidaya semangka memang memerlukan perawatan yang khusus, namun dengan cara budidaya yang benar, hasil panen semangka dapat maksimal. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para petani semangka di Indonesia.

Keuntungan dan Manfaat dari Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya semangka yang benar dapat memberikan berbagai keuntungan bagi petani dan konsumen. Salah satu keuntungan dari budidaya semangka yang benar adalah meningkatkan produktivitas dan kualitas buah yang dihasilkan. Semangka yang dihasilkan dari budidaya yang sesuai dengan aturan dapat menghasilkan buah yang besar, berair, dan manis, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Tidak hanya meningkatkan kualitas produk, budidaya semangka yang benar juga dapat membantu meningkatkan pendapatan petani. Dengan mengikuti pedoman budidaya yang tepat, petani dapat mengurangi biaya produksi dan memaksimalkan hasil panen, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka dan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, budidaya semangka yang benar juga memiliki manfaat bagi lingkungan. Dengan mengikuti teknik budidaya yang ramah lingkungan, petani dapat membantu meminimalisir dampak negatif budidaya terhadap lingkungan. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga jangka panjang bagi keseimbangan ekologi.

Tidak hanya dari segi keuntungan ekonomi dan lingkungan, budidaya semangka yang benar juga memberikan manfaat bagi kesehatan konsumen. Semangka yang dihasilkan dari proses budidaya yang tepat memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, seperti vitamin A dan C serta kalium. Kandungan airnya yang tinggi juga menjadikan semangka sebagai buah yang baik untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Dalam kesimpulannya, budidaya semangka yang benar memiliki banyak keuntungan dan manfaat bagi petani dan konsumen. Keuntungan ekonomi, lingkungan, dan kesehatan menjadi alasan penting untuk melakukan budidaya semangka yang sesuai dengan aturan. Dengan demikian, petani dapat memaksimalkan hasil panen mereka dan menjaga keseimbangan ekologi, sementara konsumen dapat menikmati semangka yang berkualitas dan sehat.

Tantangan dan Kekurangan dalam Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya semangka adalah salah satu usaha pertanian yang populer di Indonesia. Sebagai produsen semangka terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki peluang besar dalam memasok permintaan pasar dunia. Namun, dalam prakteknya, ada tantangan dan kekurangan dalam budidaya semangka yang benar.

Satu dari tantangan utama dalam budidaya semangka adalah permasalahan lingkungan. Semangka membutuhkan kondisi tanah yang subur dan ketersediaan air yang cukup. Tidak semua tanah cocok untuk menanam semangka, dan kondisi lingkungan yang berubah-ubah dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Selain itu, hama dan penyakit juga dapat mengganggu budidaya semangka jika tidak diatasi dengan benar.

Tantangan lain dalam budidaya semangka adalah persoalan manajemen. Petani harus mampu mengelola waktu, sumber daya, dan modal untuk memperoleh hasil yang maksimal. Di sisi lain, kekurangan modal dan sumber daya juga menjadi kendala bagi petani kecil yang ingin berinovasi dalam usahanya.

Meskipun demikian, hasil optimal dalam budidaya semangka dapat dicapai melalui pemilihan bibit dan penyediaan persyaratan lingkungan yang tepat. Dalam praktiknya, petani semangka dapat mendapatkan hasil yang baik dengan metode budidaya modern dan menggunakan teknologi terbaru. Berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli pertanian memberikan berbagai rekomendasi tentang cara yang efektif dan efisien untuk meningkatkan produksi semangka.

Secara keseluruhan, budidaya semangka memiliki tantangan dan kekurangan tertentu, tetapi dengan manajemen yang tepat dan teknologi pertanian modern, hasil optimal dapat dicapai. Para petani semangka dapat mempertimbangkan langkah-langkah yang disarankan oleh para ahli untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas budidaya semangka mereka.

Budidaya Semangka yang Benar

Budidaya semangka adalah salah satu kegiatan yang menarik untuk dilakukan. Selain dapat memberikan kepuasan tersendiri, budidaya semangka juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan pendapatan finansial Anda.

Untuk mendapatkan hasil budidaya semangka yang optimal, maka perlu dilakukan dengan cara yang benar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya semangka adalah:

1. Pemilihan bibit semangka yang berkualitas

2. Pemilihan lahan yang sesuai

3. Pemberian air dan nutrisi yang cukup

4. Melakukan pemangkasan secara teratur

5. Mengendalikan serangan hama dan penyakit

Dalam melakukan budidaya semangka, perlu juga memperhatikan faktor cuaca dan musim. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memilih waktu yang tepat untuk menanam bibit semangka.

Dengan melaksanakan budidaya semangka yang benar, bukan hanya hasil panen yang melimpah, tetapi juga memberikan pengalaman dan edukasi bagi Anda. Selain itu, dengan adanya hasil panen yang berlimpah, tentu saja bisa meningkatkan pendapatan finansial Anda.

Jangan ragu untuk mencoba budidaya semangka yang benar. Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, budidaya semangka menjadi jenis budidaya yang menjanjikan. Selamat mencoba!

Sampa jumpa kembali dalam artikel selanjutnya. Jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada orang-orang terdekat Anda.

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements