Embung Dumati, BUMDes Dumati Kelola Embung Desa Jadi Destinasi Wisata Paling Favorit di Gorontalo

Gorontalo memiliki surga tersembunyi yang jadi primadona masyarakat. Embung Dumati menawarkan keindahan alam danau buatan yang diapit pegunungan yang masih alami. Banyak pula spot-spot foto menarik, indah, dan instagramable. Ada hamparan danau, aktivitas dengan perahu, keindahan dari gazebo, dan bersantai dan menikmati kuliner di kafe terapung.

Embung Dumati terletak di Desa Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo. Objek wisata ini dibangun di atas tanah seluas 4 hektar. Tempat yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dumati ini, mulai dikenalkan ke publik pada 1 Januari 2019 lalu. BUMDes Dumati dikelola oleh 13 orang, terdiri dari tiga pengurus dan sepuluh karyawan.

Nama InovasiWisata Embung Dumati
PengelolaBUMDes Dumati
AlamatDesa Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo
KontakDrs Malik Badu (Ketua BUMDes Dumati)
Telepon

Untuk berkunjung ke objek wisata ini, para wisatwan harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit dari pusat Kota Gorontalo via kendaraan bermotor. Lokasi Embung Dumati yang tak jauh dari area perkotaan membuat destinasi wisata ini menjadi primadona masyarakat Gorontalo.

BUMDes Dumati telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 80 juta untuk melengkapi fasilitas, memperindah, serta menambah beragam spot baru yang kian mempercantik kawasan tersebut. Ada taman yang indah, jalur treking, dan tentu fasilitas toilet, mushola, serta akses jalan yang nyaman.

Rata-rata kunjungan wisatawan ke Embung Dumati sebanyak 3.000 pengunjung perbulan. Untuk bisa plesiran ke embung ini, wisatawan cukup mengeluarkan biaya Rp 3.000 saja. Pengunjung juga bisa mengelilingi embung dengan menggunakan perahu dengan tarif sebesar Rp 5.000 per orang.

Inovasi wisata Embung Dumati mampu menyumbang pendapatan desa hingga Rp 120 juta. Selain itu, di area wisata ada spot gerai kuliner dan oleh-oleh yang dikelola oleh masyarakat. Tak berlebihan bila keberadaan Wisata Embung Dumati mampu menggerakan roda perekonomian masyarakat desa.

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements

Tinggalkan komentar