Frame 2

Inilah Dukungan Barantan untuk Ekspor Tanaman Hias 

POTENSEDESA.COM - Demi kemudahan dan kelancaran ekspor tanaman hias, Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian memberikan dukungan teknis bagi eksportir.

Barantan memberikan dukungan demi suksesnya ekspor tanaman hias ke USA, yaitu Kajian teknis persyaratan fitosanitari negara tujuan ekspor dan penyiapan informasi teknis (jika diperlukan untuk pelaksanaan pest risk analysis oleh negara tujuan) 

Kemudian, Penyesuaian dengan persyaratan fitosanitari terkini negara tujuan. Termasuk melakukan percepatan layanan ekspor komoditas benih di antaranya melalui pentapan pihak lain (eksportir untuk melaksanakan tindakan karantina dan IKT / tempat lain).

Hingga meningkatkan fasilitas pendukung penyelenggarakan karantina tumbuhan terutama laboratorium pengujian.

“Barantan telah mengembangkan aplikasi PERSIA (Protokol Ekspor Indonesia untuk memberikan informasi persyaratan fitosanitari negara tujuan. Informasi persyaratan negara tujuan juga dapat diakses di portal resmi NPPO  negara tujuan,” ujar Koordinator Bidang Benih Pusat Karantina Tumbuhan, Abdul Rahman dalam International Dissemination Conference (IDC) secara virtual, Selasa (25/5).

Berikut ini Dasar Hukum Perkarantinaan dalam kegiatan ekspor :

1. Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan

2. Peraturan Menteri Pertanian No. 1 Tahun 2017 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan terhadap Pengeluaran Media Pembawa OPT dari Wilayah Negara RI

3. Undang-Undang No. 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan

4. Peraturan Menteri Pertanian No 1 Tahun 2021 tentang Bentuk dan Jenis Dokumen Karantina Hewan dan Karantina Tumbuhan

5. Peraturan Menteri Pertanian No. 25 Tahun 2020 tentang Jenis Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina.

Khusus untuk pengeluaran benih, dilakukan setelah mendapat izin dari Menteri Pertanian ( Permentan 127/2014 pasal 32 dan Permentan 15/2017 pasal 37) dalam izin pengeluaran benih, pelaksanaannya dilakukan oleh Direktur Jenderal atas nama Menteri (Permentan 127/2014 pasal 32, Permentan 15/2017 pasal 38)

Sedangkan untuk alur pengeluaran benih dimulai dari pemohon mengajukan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) untuk diteruskan ke Dirjen Terkait  untuk dikeluatkan Surat Ijin Pengeluaran dari Menteri Pertanian (SIP Mentan). 

Sedangkan tindakan karantina meliputi 8P antara lain  Pemeriksaan, Pengasingan, Pengamatan, Perlakuan, Penahanan, Penolakan, Pemusnahan dan Pembebasan jika ditolak masuk.

(Hum/ard/ree7)

hello world!
magnifiercrosschevron-down