Inovasi Pemerintah Desa Tanjungsari, Sakola Desa

Potensi Desa Sakola desa (Sekolah Desa) merupakan upaya memetakan masalah dan mencari solusi atas persoalan di desanya. Sakola desa merupakan inovasi yang dipelopori oleh Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. Meski menggunakan nama sekolah, proses belajar-mengajar tak pernah dilakukan di ruang kelas. Sakola desa biasa digelar di warung kopi, rumah warga, tepi sawah, kebun, atau di kantor desa.

Sakola desa dibidani oleh Kepala Desa Tanjungsari, Tasrip. Semua terlibat karena tidak ada yang menjadi guru dan murid. Semua saling bicara mengungkapkan apa yang ada di pikirannya, lalu dicari benang merah persoalan, dan diinventarisasi.

Sakola Desa, Inovasi Pemerintah Desa Tanjungsari

Bagaimana caranya ilmu dan motivasi itu ditularkan? Sakola desa mengajak warga bicara. Tim khusus bentukan Tasrip yang berjumlah awal 12 orang merupakan corong dan pelaku blusukan ke kebun, kandang, dan rumah warga. Mereka mengajak bicara warga dengan modal kopi dan rokok. Tasrip dan aparat desanya ikut serta dalam kegiatan sakola desa. Dalam sebulan, minimal ada dua kali sakola desa.

Nama InovasiSakola Desa
PengelolaPemerintah Desa Tanjungsari
AlamatDesa Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat
Penanggung jawabTasrip (Kepala Desa Tanjungsari
Telepon+62 821-1283-0009

“Jika mereka ingin tahu cara beternak entok (itik), warga bisa bertanya kepada saya karena saya punya entok di rumah. Saya awalnya membeli 60 ekor, tetapi mati separuh dan akhirnya bisa berkembang menjadi 286 ekor. Dari situ saya belajar dan hal yang sama ingin saya tularkan kepada warga. Jika tidak diberi contoh, warga tidak akan bergerak,” tutur Tasrip.

Baca Juga : Pemberdayaan Pelaku Usaha Desa Sidamukti

Ia memahami, tidak semua warganya yang berjumlah 4.950 orang memiliki pekerjaan tetap atau berkompetensi atas bidang tertentu. Sementara di depan mata akan diresmikan Bandara Internasional Jawa Barat, di Kecamatan Kertajati, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Tanjungsari. Pembangunan infrastruktur yang pesat itu memacu pertumbuhan ekonomi Majalengka. Maka dari itu Pemerintah Desa Tanjungsari membuat inovasi Sakola Desa. Warga dari luar daerah pasti berdatangan dan kabupaten yang dulunya bergantung pada pertanian itu kini disiapkan menjadi kota industri.

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements

Tinggalkan komentar