Membangun Desa Mandiri Ekonomi Melalui Batik Ecoprint

Potensidesa.com–Desa mandiri adalah dimana kondisi masyarakat desa yang memiliki ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan ekologi. Kategori desa maju yaitu desa yang mampu membangun desa dan meningkatkan kualitas hidup dan kualitas hidup yang setinggi-tingginya.

Berdasarkan hal tersebut kunci dikatakan desa mandiri adalah :

1. mampu secara ekonomi, sosial dan ekologis tangguh dan berkelanjutan,

2. Bisa memenuhi kebutuhan sendiri tidak bergantung kepada pemerintah.

3. Kemampuan mengatur dan membangun desa dengan memaksimalkan potensi dan kapasitas masyarakatnya,dan tidak tergantung dengan bantuan pihak luar.

Membangun desa yang mandiri ekonomi dapat dimulai dengan membangun kembali sektor pertanian dan perkebunan yang sudah menjadi tradisi dalam bertahan hidup sejak dahulu. Diperlukan kreativitas dan inovasi dan pendalaman ilmu supaya menghasilkan produk yang maksimal. Pemerintah desa seharusnya mulai memikirkan bagaimana supaya para pemuda desanya tidak pergi merantau ke luar kota. Dengan adanya lapangan pekerjaan dari desa akan memberikan ruang bagi pemuda pemuda untuk melakukan inovasi dan membangun desanya melalui BUMDES.

Kondisi geografis sangat berkaitan dengan potensi alam yang ada di desa. Dengan Sumber Daya Manusia yang kreatif yang mampu memanfaatkan SDA dengan maksimal akan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Seperti dengan pemanfaatan lingkungan dengan keadaan ketersediaan bahan baku yang ada disekitar kita, kita bisa menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Seperti batik ecoprint yang proses pembuatanya menggunakan bahan alami dari daun daun yang ada disekitar kita.

Mungkin sebagian orang tidak asing dengan istilah ini. Ecoprint sendiri merupakan teknik pewarnaan pada kain menggunakan teknik ramah lingkungan karena menggunakan warna alami alami. Bahan alami didapatkan dengan memanfaatkan potensi yang sudah tersedia dialam, seprti bagian dari tumbuhan.

Ecoprint menjadi salah satu bentuk potensi yang menjajikan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Sekitar tahun 2017 ecoprint ini meningkat pesat di indonesia . Banyak peminatnya karena batik ecoprint ini menjadi gaya trend masyarakat dengan alasan ramah lingkungan tidak menggunakan bahan kimia dalam proses pewarnaan. Dalam proses pembuatanya ada beberapa teknik untuk menghasilkan produk yang maksimal. Teknik Ecoprint merupakan sebuah proses mentranfer warna dan bentuk secara langsung dan alami pada kain. Teknik ini digunakan untuk menghasilkan motif dipermukaan kain dengan berbagai macam bentuk sesuai dengan yang diinginkan.

Teknik dalam proses pembuatan batik ecoprint :

Teknik ecoprint menggunakan bahan alami tumbuhan seperti daun,bunga , ranting, buah, kulit bawang bombay sehingga terciptanya bentuk bentuk dari alam. Ada 2 teknik dalam pembuatanya yaitu teknik kukus dan pounding. Perhatikan dalam proses pembuatan batik ecoprint tidak semua daun dapat dijadikan bahan pembuatan batik. Karena tidak semua pigmen warna yang berasal dari daun tidak menyerap pada kain. Selain dengan memanfaatkan potensi alam, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan seseorang dalam menghasilkan produk. Hal ini sangat baik untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi para pemuda untuk mendukung industri yang lebih ramah lingkungan dan menjadikan desa mandiri ekonomi.

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements

Satu pemikiran pada “Membangun Desa Mandiri Ekonomi Melalui Batik Ecoprint”

Tinggalkan komentar