Frame 2

MERIAHNYA RITUAL PETIK PADI MENUTUP SEKOLAH LAPANG MANAJEMEN BUDIDAYA TANAMAN SEHAT DI KEPANJEN MALANG

POTENSIDESA.COM - Kepanjen sebagai salah satu sentra padi di Kabupaten Malang, terus menunjukkan geliatnya untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas tanaman padi. Dukungan penuh senantiasa diberikan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab Malang, dengan berbagai suntikan program. Diantaranya adalah bantuan benih, berbagai alat dan mesin pertanian, juga berbagai pelatihan untuk peningkatan SDM.

Sekolah Lapang Manajemen Budidaya Tanaman Sehat (SL MBTS) adalah salah satu kegiatan Kementrian Pertanian melalui DTPHP, yang memberikan support kepada petani untuk mengikuti perkembangan teknologi dalam budidaya padi sehat. Melalui program ini, petani dilatih untuk selalu mengamati ekosistem lahan padi mereka, agar mereka dapat memahami kebutuhan tanaman untuk dapat berproduksi dengan baik.

Secara konvensional, petani selalu menerapkan pemupukan, pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), baik itu gulma, hama maupun penyakit, dengan cara yang sama turun temurun. Sedangkan kondisi lahan dan tanaman setiap saat selalu berubah.

Melalui Sekolah Lapang, petani diajarkan untuk mengamati keadaan lahan dan tanaman, supaya pemenuhan kebutuhan air, pupuk dan pestisida sesuai dengan kebutuhan tanaman. Dengan Manajemen Budidaya Tanaman Sehat, diharapkan keseimbangan lingkungan tetap terjaga. Dalam artian produktivitas tinggi bisa tercapai, namun kelestarian lingkungan terus dijaga.

Kelompok Tani Lestari I desa Sengguruh Kec. Kepanjen, menerima kegiatan SL MBTS pada bulan Maret 2021. Dibuka oleh Kepala Desa Sengguruh, Jamhuri, pada tanggal 20 Maret 2021. Petani mengikuti kelas belajar selama 10x dalam 1 musim tanam, dan ditutup pada tanggal 10 Juni 2021 oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si.
Didampingi oleh Jajaran Muspika Kepanjen, PJB UP Brantas desa Sengguruh, Kepala Perum Jasa Tirta, Bpk Budiar menutup SL MBTS dengan Panen Raya yang diawali dengan Ritual Petik Padi. Ritual ini masih banyak dijalankan oleh petani karena merupakan tradisi tahunan yang diturunkan nenek moyang setiap musim panen tiba. Tradisi ini sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen, dan dipercaya membawa keselamatan, kelancaran rizki bagi masyarakat.

Ritual Petik Padi dan Panen Raya ini disambut dengan sangat antusias oleh warga sekitar. Dengan diawali ujub secara tradisi Jawa oleh Sesepuh Bpk Sarto, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan Bersama dengan berbagai makanan yang dibawa oleh masing-masing petani. Dihibur dengan peserta SL yang menyanyikan Mars SLPHT gubahan POPT Kepanjen, Muji Slamet, semua hadirin merasakan kemeriahan serta rasa syukur atas berkat yang diterima. Dengan harapan usaha tani mereka selanjutnya akan terus diberkati dan dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.

Pewarta ; Silviana Kusuma Wardhani, SP.
BPP Kepanjen

hello world!
magnifiercrosschevron-down