Frame 2

Rakor Kostratani Kementan RI di BBPP BATU

POTENSIDESA.COM - Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu (BBPP) mengadakan kegiatan rapat koordinasi Kostratani dengan Dinas pertanian di 2 kabupaten dan 2 kota meliputi kota Batu dan kota malang, kemudian kabupaten Malang dan Kabupaten Lamongan. Rabu 2 Juni 2021.

Rapat koordinasi Kostratani ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 2 sampai dengan 3 Juni 2021, bertempat di Brizhanta Convention Hall-BBPP Batu. Kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan sosial distancing.

Kegiatan rapat koordinasi ini dihadiri 55 peserta. Dari kota Batu sebanyak 6 peserta, dari kota Malang sebanyak 8 peserta, Kabupaten Malang 22 peserta dan kabupaten Lamongan sebanyak 14 peserta salah satunya hadir BPP Sugio serta 5 peserta dari BBPP Batu.

Dalam Sambutannya, ketua pelaksana kegiatan, Tata Sukmara SSos. MPd mengatakan " segala bentuk kegiatan inovasi teknologi yang ada di masing-masing BPP dapat diekspose dimedia online agar seluruh masyarakat dapat belajar bersama sama dan semoga kegiatan KUR yang berasal dari bank BRI dapat membantu petani dalam kegiatan usaha taninya". Begitu jelasnya

Menurut pak menteri, "Untuk menjamin sinergi dan kesatuan gerak pembangunan pertanian di setiap lini agar fokus dalam mencapai sasaran, maka saya membentuk Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani)," terang Syahrul.

Menurutnya, Kostratani menjadi simpul koordinasi di tingkat kecamatan, yang bergerak dalam satu sistem yang terintegrasi berbasis digital, sehingga akan terjadi sinergi yang harmonis di lapangan dan dapat termonitor dan dikendalikan dari Pusat melalui Agriculture War Room (AWR).

Sejalan dengan program kementerian pertanian Dr.Wasis Sarjono SPt.,M.Si sebagai kepala BBPP Batu menyampaikan materi tentang peran dan fungsi Kostratani ada 5 hal, diantaranya adalah sebagai pusat data dan informasi, sebagai pusat gerakan pembangunan pertanian, sebagai pusat pembelajaran, sebagai pusat konsultasi agribisnis dan yang terakhir adalah sebagai pusat pengembangan jejaring kemitraan.

Lebih lanjut beliau berharap agar peran dan fungsi Kostratani dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan dibidang pertanian bisa dicapai secara maksimal, begitu harapnya.

Dalam agenda itu hadir juga media mainstream dari Times Indonesia yang juga menyampaikan materi tentang petunjuk teknis penulisan dan publikasi di media sosial online.

Acara dilanjutkan dengan teknik mengakses KUR yang disampaikan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang merupakan salah satu BUMN milik pemerintah pusat.

Materi selanjutnya yaitu paparan evaluasi laporan utama kementerian pertanian dan perkembangan Kostratani yang disampaikan oleh Kepala Dinas pertanian dari Kota batu, Kepala Dinas pertanian dari Kota Malang, Kepala Dinas pertanian dari Kabupaten Malang dan Kepala dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan perkebunan dari kabupaten Lamongan.

Pewarta: Benny Jaeng Widodo
Penyuluh Pertanian

hello world!
magnifiercrosschevron-down