Frame 2

Teknik HanaRa Hantarkan Pangan Lokal ke Accor Group

Potensidesa.com - Dengan teknik Hanara Clinic, pangan lokal menembus hotel. Alhasil. Sabtu (22/5) bertempat di Bandung diteken Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan dengan Accor Group dan Rumah Mode Bandung.

Selain itu juga diteken MoU Petani Singkong Sukabumi dengan Pengolahan Mocaf PT. BAS dan juga Perjanjian Kerjasama Petani dengan Accor Group.  Kerjasama tersebut disaksikan langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan, kerjasama yang ditandatangani antara petani dengan hotel Accor Group tersebut untuk memasok pangan secara bertahap ke 135 hotel. Tahap berikutnya, pangan lokal petani Indonesia masuk ke Singapura, Malaysia dan berikutnya Asia Pasifik. Accor Grup memiliki 3.500 hotel di berbagai negara yang ke depan menjadi pasar pasokan pangan lokal.

"Dengan menggandeng teknik Hanara, bahan dari pangan lokal ini diolah dengan cara tertentu dan dikonsumsi untuk meningkatkan potensi sel dan stamina tubuh. Manfaatnya pada tubuh langsung dapat dirasakan setelah mengonsumsi pangan lokal ini, seperti badan semakin nyaman, jalan semakin kencang tidak ngos ngosan dan wajah terlihat segar lebih happy, juga untuk inner beauty," tutur Suwandi.

Pangan lokal tersebut antara lain, jagung, ubi, ketela, singkong, talas, sagu dan lainnya. Konsep pangan lokal yang dikelola dengan prinsip happy natural radiant atau HanaRa sudah berkembang di Bandung. Hotel Mercure dan juga di Rumah Mode sudah menerapkan metode HanaRa dalam menyajikan pangan lokal. “Inti dari gerakkan konsumsi pangan lokal di perhotelan ini adalah hargai jerih payah petani, konsumsi pangan, cintai produksi dalam negeri dan VIVA Republik Indonesia," kata Suwandi.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan, mengangkat eksistensi pangan lokal masuk ke perhotelan sejalan dengan perintah Presiden Jokowi guna memperluas pasar konsumen komoditas pertanian. Dengan demikian, produksi pangan lokal menjadi agenda priorotas untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kedepan kita harapkan seluruh hotel dapat menyediakan korner khusus yang menyajikan produk pangan dan minuman lokal khas daerah. Kegiatan ini sudah berlangsung uji coba pada hotel di beberapa daerah dan nantinya akan semakin meluas," ucapnya.

Menurut SYL, manfaat yang lebih utama adanya kerja sama ini yakni menjadikan pangan lokal tidak hanya untuk kebutuhan makan. Namun juga hadirnya intervensi menjadikan pangan lokal untuk stamina tubuh atau kesehatan.

"Kami terus mendorong pangan lokal petani untuk meningkatkan kualitas produk supaya bisa diterima di semua kalangan lapisan masyarakat. Juga meningkatkan teknologi pangan lokal untuk stamina tubuh dan perluas jaringan pangan lokal sampai ke mancanegara," tuturnya.

Senior VP Operations and Government Relations, Accor Indonesia dan Malaysia, Adi Satria mengapresiasi gerakan pangan lokal masuk hotel karena akan menaikkan kelas. Melalui kerja sama ini, hotel Accor Group dapat melanjutkan upaya mendukung program pemerintah terkait Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Gerakan Konsumsi Pangan Lokal dan sinergi ini juga diharapkan mendorong pemulihan pariwisata Indonesia khususnya sektor perhotelan.

"Kami dengan senang hati menyediakan produk pangan lokal pilihan ke hotel kami untuk memberikan variasi pengalaman bersantap yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menyehatkan," ungkap Adi.

hello world!
magnifiercrosschevron-down