Frame 2

Tulungrejo, Dusun Dengan Sejuta Pesona Alam dan Budaya

Oleh    ; Hadi Suprayitno

Jika mendengar nama Tulungrejo pastinya Anda akan langsung teringat dengan dataran Tinggi Pujon Kidul, yang terkenal dengan keindahan panorama dan hawanya yang sejuk nan menyegarkan.

Terletak di sisi Selatan Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon Tulungrejo merupakan Dusun dengan pemandangan pegunungan yang indah karena diapit tiga gunung muda yang Sudah non aktif, yakni Gunung Kawi, Gunung Kelet dan Bukit Nirwana dengan tinggi lebih dari 1000 mdpl.

Letaknya yang strategis dan berada di daerah pegunungan membuat Kampung Budaya Tulungrejo menjadi dusun moondengan potensi ekonomi, wisata, dan pertanian yang begitu besar dengan tanahnya yang subur dan terjaga kelestariannya.

Potensi wisata yang lengkap seperti wisata alam, religi, budaya, kuliner, wisata buatan hingga wisata minat khusus, membuat julukan Desa wisata sangat melekat pada Desa Pujon Kidul.

Jangan heran jika Tulungrejo termasuk urutan  tiga terbanyak yang dikunjungi wisatawan mancanegara. Tulungrejo juga dianggap menjadi destinasi selanjutnya bagi wisatawan usai berkunjung dari Cafe Sawah karena letaknya yang mudah dijangkau dan didukung sarana dan prasana yang memadai.

Berbicara soal potensi ekonomi dan investasi, tentu saja peluangnya sangat besar, mengingat di bidang pariwisata banyak yang dapat dikembangkan seperti jasa perhotelan dan restoran serta industri UMKM.

Di sisi lain, Tulungrejo juga terkenal dengan hasil pertanian dan perkebunannya. Mulai dari perkebunan Apel yang berkembang menjadi Agrowisata kopi Arabica khas Pujon serta  berbagai hasil sayuran, buah-buahan, rempah-rempah dan produk holtikultura lainnya. Dari tahun ke tahun produksi untuk dalam dan luar negeri selalu mengalami peningkatan.

Tulungrejo bukan hanya menghasilkan produk pertanian dan perkebunan, industri pengolahannya juga dikembangkan bersama patner kerja baik dari swasta maupun masyarakat Tulungrejo itu sendiri. Alhasil banyak ditemukan tempat pengolahan dan industri kecil menengah hasil pertanian dan perkebunan.

Yang istimewa dan berbeda dengan yang lain antara lain pengembangan pengrajin Batik (khas pegunungan) di dunia hanya tumbuh di 3 tempat; Indonesia (Pegunungan Kawi), Rusia, dan Argentina serta pengembangan tanaman Purwaceng untuk minuman kesehatan dan jamu khas Timur. Di bidang perhutanan, peternakan, dan perikanan juga tidak luput dari perhatian pemerintah daerah.

Dalam pembangunan ekonomi, Kepala Desa Pujon Kidul Udi Hartoko menekankan pada ekonomi kerakyatan dengan cara mengembangkan industri mikro dan makro di seluruh sektor yang ada mulai dari wisata, kerajinan, jasa, pertanian, perkebunan, dan lainnya. Hal itu dilakukan demi mmewujudkan Pujon Kidul semakin maju dan sejahterah seperti visi dan misi yang dicetuskan sejak Ia menjabat sebagai Kepala Desa.

Menyelenggarakan wajib belajar 9 tahun dan rintisan 12 tahun menjadi fokus utama Udi Hartoko demi mewujudkan generasi bangsa dari Pujon Kidul yang unggul dan berbudi pekerti luhur. Pendidikan dari keluarga juga digalakkan dengan menerapkan Senja Keluarga. Ketika senja tiba, anak belajar dan berkumpul bersama keluarga.

Pada bidang kesehatan, Pujon Kidul juga telah memiliki Dokter Pribadi Desa yang melayani Kesehatan Masyarakatnya di era Covid 19. Hal ini dilakukan demi menjangkau masyarakat yang tinggalnya jauh dari rumah sakit.

Pengembangan seni dan budaya menjadi harga mati Desa Pujon Kidul. Karena sebuah daerah tanpa seni dan budaya ibarat tubuh tanpa roh. Salah satu kesenian tari yang adalah terkenal Tari Lengger. Uniknya, setiap Dusun di Pujon Kidul juga memiliki kesenian yang bervariasi. Pujon Kidul juga memiliki acara tahunan Festival Seni Dan Budaya yang terkenal, yakni Ritual Sedekah Bumi, atau Selametan Deso.

Daftar wisata unggulan yang bisa dinikmati wisatawan lokal dan mancanegara:

Wisata Alam: Caffe Sawah
Wisata Religi: Petilasan Prapatan.
Wisata Minat Khusus: Bukit Nirwana, Pendakian Gunung Kawi dan Sumber Pitu
Wisata Kuliner: Nasi Jagung, Tempe Kemul, Geblek, Keripik Jamur, Carica, Aneka Ulahan Rumahan dari buah.
Wisata Seni dan Budaya: Tari Lengger, Tari Emblek (kuda lumping), Ruwatan Sedekah Deso

Tulungrejo, sebuah Dusun dengan Sejuta Pesona, potensi dan keunggulan yang patut dikembangkan dan dilestarikan hingga dunia internasional. Selengkapnya simak video sekilas tentang Kampung Budaya Tulungrejo berikut ini:

hello world!
magnifiercrosschevron-down