Watu Rumpuk, Desa Mendak Sulap Bekas Tambang Batu Jadi Destinasi Wisata yang Ngetop di Madiun

Dulu Desa Mendak dikenal sebagai daerah perkebunan penghasil komoditi seperti cengkeh, durian, manggis, kopi, dan coklat/kakau. Pada 2016, Desa Mendak berinovasi mengubah lokasi bekas tambang batu menjadi lokawisata Watu Rumpuk. Kini, Watu Rumpuk menjadi destinasi wisata paling populer di Kabupaten Madiun.

Desa Mendak terletak di wilayah Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Lokasinya berada di Kaki Gunung Wilis, di antara Desa Tileng, Desa Segulung, dan Desa Jawol yang sudah masuk wilayah Kecamatan Ngebel, Kabupaten Nganjuk.

Nama InovasiPemanfaatan Bekas Tambang Batu untuk Destinasi Wisata
PengelolaPemerintah Desa Mendak
AlamatDesa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur
KontakNur Cholifah (Kepala Desa Mendak)
Telepon+62-812-3075-2855

Ide pengembangan lokawisata Waturumpuk muncul saat warga Desa Mendak gagal panen. Selama ini warga menggantungkan perekonomian pada komoditi cengkeh. Saat gagal panen, perekonomian warga turun drastis.

Untuk mengatasi masalah itu, masyarakat desa menggelar musyawarah yang mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengembangan usaha alternatif. Lahirlah, unit usaha untuk mengelola desa wisata. Pengembangan wisata di Desa Mendak sangat terbantu dengan dukungan Dana Desa (DD).

Berkat pengembangan wisata desa, perekonomian warga Desa Mendak mulai bergeliat kembali. Penghasilan warga mulai meningkat berkat kunjungan wisatawan yang mulai ramai. Warga berdagang beragam produk desa di lokasi wisata, saat akhir pekan omsetnya menjapat tiga juta rupiah.

Untuk pengembangan lokawisata, pada 2018, Pemerintah Desa Mendak berencana membangun kolam pemandian yang bersumber dari air panas bumi. Mereka berharap kolam pemandian air panas itu mampu mendongkrak kunjungan wisata.

Kini, pemanfaatan Dana Desa mampu menambah Pendapatan Asli Desa (PAD) Mendak. Semua kerja keras dan kerja cerdas yang dilakukan Desa Mendak melahirkan beragam penghargaan dan prestasi. Pada 2018, Desa Mendak menyabet Juara II Lomba Desa tingkat provinsi yang diselanggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi jawa Timur. Selain itu, Desa Mendak mewakili Kabupaten Madiun masuk dalam nominasi kategori Pratama Desa Tangguh 2018.

X CLOSE
Advertisements
X CLOSE
Advertisements

3 pemikiran pada “Watu Rumpuk, Desa Mendak Sulap Bekas Tambang Batu Jadi Destinasi Wisata yang Ngetop di Madiun”

Tinggalkan komentar